Desember Kepompong Untuk Ibu

di selatan cahaya bulan tertahan
dan tubuh kecil di pasir kakimu kesepian
langkah terselip hawa dingin menggumam
letih membuka gelombang pintu
- temukan gelap ruangan.

Desember saat harihari hujan
kau luka di balik tirai langit ibu
hujan membawa pesan bersebrangan
rebah dan basah ke ruang tamuku

matamu terpaku ke lampu lampu mengadu
bercampur debubiru yang sesak di dadamu
isak suaramu dipenuhi warna ungu kelabu
serupa kepompong yang menjelma kekupu
ke pohonpohon teduh bukan bermalih rupa
berkata bukan bermetamorfosa;

- tak ada ibu yang aku rindu.

mataku termangu bukan tertipu
di hamparan gerimis aku begitu dekat
mendengar lugu Iwan fals jeritkan lagu
untuk ibu
yang terus menyusur menyusun serat surat

ibu dari selatan cahaya bulan kau tahan
jangan desember itu lagi kau penuhi hujan
tubuh kecil anakmu kakinya kesepian
jangan lagi tutup pintu jalan ke luar
sebab di ruang suarasuara riuh memendar

ibu ke selatan cahaya bulan tertahan
tubuh kecil-mu mengirim kepompong
berumah di dedaunan
jangan kirim lagi tulah si malin kundang
sebab aku masih rindu pulang berpelukan
saling berbagi pandang
sujud salam dalam ungkapan.

~ oleh muda wijaya di/pada Januari 2, 2009.

Tinggalkan Balasan