Unggunan Kata Dinihari

Muda Wijaya

setelah aku padamkan lampu lampu
pada kebekuan mengganjar
menggugurkan seluruh senyum
dalam tafakur

segenap gema zikir dinihari
yang menderu dari gerbong
untuk perjalanan panjangku

apa bahasa fitrah embun
membangun percakapan dinihari
di selembar kertas
di sela jarijari
bisa tinta kehilangan racunnya
dan kata kata yang tertinggal maknanya
-yang hilang warna

bisikkan aku satu makna
untuk kata yang pernah menyala
mengabarkan rasa
begitu memahatkan wajah peristiwa
cermin bagi derita
menyusun pengurbanan tanpa jarak

aku tahu hanya satu
tuhan tak berdiri di satu pintu
dan jalan rumah
katakata yang ku bangun
sampai dinihari;
tak ada lagi lampulampu padam
pada halamanhalaman kertasku
tatap tumpukan katakata
menyalakan unggunan.

~ oleh muda wijaya pada Januari 2, 2009.

Tinggalkan Balasan

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Ubah )

Connecting to %s

 
Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.