Unggunan Kata Dinihari
Muda Wijaya
setelah aku padamkan lampu lampu
pada kebekuan mengganjar
menggugurkan seluruh senyum
dalam tafakur
segenap gema zikir dinihari
yang menderu dari gerbong
untuk perjalanan panjangku
apa bahasa fitrah embun
membangun percakapan dinihari
di selembar kertas
di sela jarijari
bisa tinta kehilangan racunnya
dan kata kata yang tertinggal maknanya
-yang hilang warna
bisikkan aku satu makna
untuk kata yang pernah menyala
mengabarkan rasa
begitu memahatkan wajah peristiwa
cermin bagi derita
menyusun pengurbanan tanpa jarak
aku tahu hanya satu
tuhan tak berdiri di satu pintu
dan jalan rumah
katakata yang ku bangun
sampai dinihari;
tak ada lagi lampulampu padam
pada halamanhalaman kertasku
tatap tumpukan katakata
menyalakan unggunan.

Tinggalkan Balasan